1. PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang Berdirinya Usaha
Oreo adalah
cemilan sejenis biskuit yang terdiri dua biscuit coklat dengan krim
putih
ditengahnya, masyarakat umumnya memiliki cara popular untuk memakan oreo
yaitu
dengan cara mencelupkannya kedalam susu atau menikmatinya dengan segelas
teh
panas atau segelas kopi.
Di awal 1900
-an Oreo belumlah dikenal, tapi di tahun 1980-an sampai saat ini
Oreo menjadi
bagian dari kultur manusia karena menjadi bagian dari kehidupan
sehari
-hari yang begitu melekat anak-anak yang lahir di tahun 70 dan 80-an,
khususnya di Amerika
dan Eropa, begitu akrab dengan keberadaan Oreo.
Bentuk Oreo di aw
al terciptanya itu hampir sama persis dengan bentuk Oreo yang
kita
kenal sekarang, sedikit yang membedakan adalah bentuk motif di kedua
lempengan
coklatnya. Design itu tidak pernah berubah sampai pada akhirnya Nabisco
memproduksi Oreo da
lam banyak versi, sepertiversi Double Stuff padatahun 1975,
versi Halloween pada
tahun 1991 dan versi natal pada tahun 1995.
Kami sekelompok
mahasiswa memilih usaha ini agar biscuit tidak lagi dinikmati
dengan
cara yang biasa masyarakat lakukan, maka dari itu kami membuat cemilan
yang renyah
dengan rasa gurih dan manis ini dengan modifikasinya yaitu digoreng
dengan
balutan tepung lalu diberi topping kekinian seperti green tea, coklat, keju,
atau
dapat dimix dan diberikan almond sebagai tambahan topping.
Kenapa kami memilih
usaha ini juga karena bahan dasarnya yaitu oreo lagi
sedang hits
-hitsnya dikalangan anak muda, apalagi jika tambahin topping pasti akan
menambahkan
citarasanya dans angat cocok bagi semuakalangan. Dan bedanya usaha
kami dengan yang lain, yaitu kami menghidangkannya
tidak hanya memakai oreo
yang hanya ra
sa vanilla, tetapi juga memakai rasa oreo yang lainnya, sehingga
konsumen
dapat memesan dengan selera mereka.
Olahan
cemilan ini dibuat tidaklah menguras modal yang banyak, maka dari itu
juga
cemilan ini sangat sesuai dengan kantong mahasiswa, kami berusaha membuat
olahan
cemilan ini dengan rasa yang berkualitas dengan harga yang murah dan beda
dari
pesaing yang lainnya.

A. Visi
Menjadikan
perusahaan yang menyediakan makanan yang halal, bergizi, enak dan
kualitas yang baik, serta
harga terjangkau.


B. Misi

1. Menjadikan
perusahaan terdepan dalam memberikan kepuasaan yang besar
dalam
hidangan untuk parakonsumen dan pelanggan
2. Membuat
produk atau cemilan yang berkualitas
3. Lebih
kreatif dan inovatif dalam membuat cemilan oreo fried
4. Mengutamakan
kebersihan dan kesehatan dalam proses pembuatan oreo fried
ini agar
aman dikonsumsi
5. Mengutamakan
pelayanan terbaik agar konsumen merasa puas.


C. Tujuan Usaha

1. Melakukan
inovasi dan citarasa terbaru untuk hidangan berbahan dasar biscuit
oreo
ini, serta berusaha membuat cemilan ini berbeda dengan pesaing lainnya
2. Melakukan
promosi-promosi dan testimony menarik dimedia sosial agar dapat
menarik
minat pelanggan.


2. G
AMBARAN UMUM USAHA


Oreo fried
merupakan usaha home industry yang dibuat oleh sekolompok
mahasi
swa, penjualan oreo fried ini tidak menggunakan booth, pemasaran dan promosi
dilakukan
melalui media online untuk menarik pelanggan agar mencoba produk ini, kami
membuat
promosinya dengan seunik dan semenarik mungkin.
Keunikan
dan keunggulan usaha ini yaitu, menggunakan produk biscuit oreo yang
digoreng
dengan balutan tepung dan diberi topping agar manambah cita rasa dari cemilan
terse
but, alasan menggunakan topping juga agar dapat menarik minat para calon
pelanggan, serta
membuat cemilan ini beda dari pesaing lainnya, harga yang disediakan
juga
sangat terjangkau dan melayani delivery order diwilayah kampus, serta melayani
menggunakan Go
-food

 

3. ASPEK PEMASARAN


3.1 SegmenPasar, Target Pasar, dan Positioning

A. Segmentasi


Segmentasi
berdasarkan demografis, yaitu laki-laki dan perempuan dari
semua
kalangan karena harga yang terjangkau. Segmentasi pasar dilakukan
mengingat
terdapat banyak pembeli yang berbeda keinginan dan
kebutuhannya (Dedipurwana,
2016)
Segmentasi
berdasarkan geografis, yaitu masyarakat sekitar kota Jakarta
timur.


B. Target Pasar

Perusahaan harus
melakukan penetapan pasar setelah melakukan strategi
segmentasi
pasar (Dedipurwana, 2016). Dalam hal target ini, usaha oreo fried
menargetkan
laki-laki dan perempuan dari anak-anak hingga orang tua dari
usia 5
-54 tahun.
C. Positioning

Tujuan
penetapan posisi pasar (market positioning) adalah untuk membangun
d
an mengomunikasikan keunggulan bersaing produk yang dihasilkan kedalam
benak
konsumen (Dedipurwana, 2016). Maka dari itu, oreo fried memiliki cita
rasa yang berbeda
dan jarang dimiliki oleh para pesaing karena kami membuat
oreo
goring ini dengan memberikan balutan topping yang disukai oleh banyak
kalangan
dan usia.
3.2 Perkiraan Permintaan dan Penawaran

A. Permintaan

Permintaan yaitu jumlah sesuatu barang yang diminta semua pembeli dalam pasar
pada berbagai tingkat harga (Sukirno, 2015, h.99).
Tabel 1 Jumlah Pasar Potensial di Universitas Negeri Jakarta

Usia
Jumlah Mahasiswa/orang
17
4000 orang
18
3800 orang
19
3400 orang
20
3000 orang
Total
14200 orang

Perkiraan pada permintaan potensial Oreo Goreng adalah dengan membagikan 30
kuisioner secara acak kepada masing masing konsumen. Dengan perbandingan 25 menyukai
Oreo Goreng dan 5 tidak menyukai Oreo Goreng atau sebesar 83% menyukai dan 17% tidak
menyukai. Penulis mengambil sebesar 83% dari populasi sebesar 14.200 orang.
Tabel 2 Jumlah Permintaan Potensial Oreo Goreng Per bulan

Usia
Jumlah Mahasiswa/orang
17
17
18
15
19
6
20
2